Setiap derap langkahku,
merasuk lembut dalam sanubari,
udara murni bersilang sejuk,
membelai deru emosiku.
Bertahan sejenak,
kulepaskan penat,
ia tetap mendampingiku,
sejuk...,
batas gores dingin,
begitu segar bertahta makna.
Hirup insani berkeliling hidup,
flora setiakan fauna,
semangat pengorbanan tidak akan tanggal,
berfaidah guna semua,
tanpa tertoreh rasa pamrih.
Aku mengaguminya,
aku menghargainya,
kuingin makna bebas berkorban tertanam,
hati suci lembut belaian udara.
[-CG-]
Monday, May 12, 2008
Sejenak Hati Indera
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


1 comment:
Puisi ini dibuat di salah satu sesi retret pas SMP. Jadi, peserta disuruh buat puisi tentang alam di sekitarnya. Puisi ini tentang udara... Udara bagian dari lingkungan juga kan? Utama sekali untuk kehidupan... ^_^
Post a Comment